Cerita Mimpi.. Awal Sebuah Nyata..

“Mimpi itu selalu menjadi sementara, tiap kali kita percaya itu akan menjadi nyata…”

Coffee Shop adalah salah satu impian saya disela – sela impian lain dalam hidup ini. Saya selalu percaya bahwa setiap mimpi saya akan menjadi nyata selama saya berpikir dan berusaha mencapainya dengan selipan doa. Tak jarang, mimpi tersebut menjadi nyata saat kita tak sadari apa yang telah kita lakukan. Seperti pada Legipait Coffee Shop. Nova, sahabat saya yang sudah membuat Legipait Malang selama setahun lebih, tiba – tiba disuatu senja pada pertemuan singkat kami setelah sekian lama tak bersua karena segala macam aktivitas masing – masing, Nova menawarkan saya bergabung untuk Legipait Jakata. Dulu saat Nova membuat Legipait Malang, saya belum berkata iya untuk bergabung. Beberapa masukan ataupun gagasan ide untuk Coffee Shop petama Nova di Malang, hanya itu yang dapat saya berikan. Namun malam itu, diakhir Februari.. di Bakoel Coffee Cikini saat Nova bercerita tentang Legipait Jakarta yang akan dibuat olehnya dengan seorang teman bernama Mbak Swanti. Sepulang menemui Nova, tawarannya bergabung di Legipait Jakarta terbawa terus dipikiran saya yang saat itu sedang menyiapkan usaha healthy juice bersama pasangan saya, Briem. Akhirnya saya bercerita pada Briem tentang ini dan dia mempersilahkan saya untuk menjalani Coffee Shop terlebih dulu, sepertinya dia tau ini adalah salah satu mimpi saya.

Dua hari kemudia saya melihat lokasi yang akan dijadikan tempat untuk Legipait Jakarta yaitu di Oet Galeri, Kemang Utara. Entah mengapa, saya mendapat chemistry sejak pertama menginjakkan  kaki di sana. Tanpa bla bla bla.. Saya dan Nova mulai menyiapkan yang dibutuhkan, karena esok harinya Nova akan pergi tur musiknya ke Hongkong dan Jepang selama sebulan lebih. Tanpa banyak komando, setelah saya menemui Mbak Swanti yang juga bergabung di Legipait ini, kami langsung menyiapkan segala sesuatu untuk opening Coffee Shop. Jika saya flash back, seperti cepat dan dinamis sekali waktu membawa saya dalam pembuatan Legipait ini. Mbak Swanti yang baru saya kenal dari Nova dan menjadi partner bisnis kami, Nova yang menitipkan ‘calon baby’ Legipait pada saya, semuanya seperti putaran waktu yang dipercepat. Hingga 16 Maret lalu, kami menerima tamu – tamu dengan kondisi Coffee Shop seadanya dikarenakan ada pameran foto di Galeri tersebut dan Mbak Swanti adalah salah seorang dibalik pameran tersebut. Dia mendirikan sekolah foto juga di Oet Galeri ini, namanya Panna Foto Institute. Sejak saat itulah, para teman ataupun tamu mulai bisa menikmati menu Legipait Jakarta. Kopi dari Malang yang khas, serta minuman racikan dengan signature “rempah – rempah” menjadi andalan dan perbedaan Legipait dengan tempat lain.

“God works in mysterious ways…”

Disaat tak terbayangkan, mimpi datang dan berkembang..

Terimakasih atas mimpi sementara itu Tuhan.. yang kini mulai bergerak menjadi sebuah kenyataan..

Pelan namun pasti, Legipait telah hadir di Kemang Utara 42. Hommy… dengan 3 perempuan di lini depan yang berasal dan mencinta sebuh kota di Timur Pulau Jawa. Yak, kami bertiga.. “Malang Community”, sebutan beberapa teman untuk kami. Nova dan Mbak Swanti memang Arema, saya hanya pernah mengenyam sekolah tinggi selama 4 tahun di kota yang pernah memberi banyak pelajaran hidup bagi saya, yang membuat saya jatuh cinta dan selalu ingin kembali dan menganggapnya sebagai “rumah”. Menjadikan Legipait semakin hangat dengan bahasa jowoan dalam obrolan – obrolan kami bertiga. Semoga apa yang sedang kami rintis ini akan menjadi sesuatu.

Tiba – tiba kembali timbul mimpi dipikiran ini… Legipait Depok, kota yang juga saya cinta selain Malang.. Legipait Jogja, Labuan Bajo, atau juga Karimunjawa. Banyak mimpinya.. namun saya tau, Tuhan tak pernah berhitung tentang mimpi saya ataupun kamu.. DIA mendengar dan mewujudkannya satu persatu.

Minggu, 14 April akan menjadi Grand Opening Legipait Jakarta. Ada acara musik dan pameran foto. Rasanya bagaikan akan melahirkan baby baru.. Deg-degan dan gembira. Saya yakin ini akan menjadi sesuatu yang membuat hidup saya lebih berarti dan berwarna lagi. Bismillahirrahmanirrahim.. Paringi lancar Ya Gusti Allah.. 🙂

-ndie 🙂

@indietriana

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s