Menjadi…….

2014. Membuat sesuatu, lagi.. Menjadi hectic, lagi… Merindu me time.. Menjadi single, lagi.. Menganut “let it flow and glow” kembali… and bla bla bla…

Setelah 2013 menjadi tahun yang cukup berat dijalani, 2014 awal ini rasanya tidak seberat tahun sebelumnya, padahal tdk sedikit yang berubah dalam hidup saya. Menjadi pekerja ahensi lagi sama saja menyeburkan diri kembali dalam ke-hectic-an, membuat otak kanan bekerja lebih dari otak kiri lagi.. dan membuat kadang kehilangan waktu – waktu santai yang seharusnya berhak dinikmati siapa saja. Sudah lah.. saya sudah tidak berambisi di dunia karir. I’ve been there… I was a superhectic woman. Mimpi – mimpi dalam berkarir sudah pernah terealisasi, kini saya ingin mencoba menjalani apa yang sedang ada di chapter ini.

Memutuskan untuk melepaskan hubungan yang sudah dibina dengan seseorang yang memiliki visi hidup hampir serupa, adalah bukan keputusan ringan bagi saya. Tapi setelah pemikiran yang cukup panjang melalui beberapa vase hubungan dengannya, akhirnya saya memutuskan untuk melepaskanya dan meninggalkan hubungan yang tentunya saya sayangi. Tapi saya tau, dalam hidup saya tidak hanya tentang cinta saya dan laki-laki yang telah membangunkan saya dari “perjalanan panjang” saya sebelumnya. Saya masih punya keluarga tercinta, masih seorang indie dengan sederet mimpinya, dan tetap berharap bisa membahagiakan yang tercinta dalam hidup ini. Mama. Hanya beliau seorang yang saya miliki sekarang setelah Bapak pergi tahun lalu. Apa yang bisa saya harapkan dari hubungan beda agama dengan kami yang satu sama lain tak ada yang mau mengalah..? Mama saya yang muslim tulen, keluarga muslim saya… tak mungkin saya meneruskan hubungan dengannya yang masih saja tak memberikan ketetapan akan masa depan kami. Leave. Itu yang saya pilih di awal tahun ini. Menjadi single lagi setelah menemukan cinta. Tidak mudah, namun pasti bisa dilewati. Pernah patah hati, sakit hati dan sejenisnya. Sudah pernah menjadi seorang single selama hampir 3 tahun, seharusnya membuat saya lebih kuat lagi menjalani hidup sendiri. Yang memberatkan justru jika mengingat ucapan Mama saat Tahun Baru kemarin.. (ada di postingan saya sebelum ini).

Come and go.. Up and down… Right and left… Black and white… etc.

Banyak hal di dunia ini diciptakan berpasangan. Jadi saya atau kamu akan ikut serta merasakan dua sisi tersebut. Bersebrangan namun selalu berpasangan….

Tidak ada hanya bahagia tanpa kesedihan yang menghiasi.. Tidak tau rasanya cinta jika tidak pernah merasakan patah hati… Tidak ada jalan yang  hanya sebuah garis lurus dalam bumi yang berputar ini.

Untuk cita yang masih diwarnai dengan asa… Untuk cinta yang masih hinggap entah di mana.. Untuk chapter yang penuh warna… Mari membuat bahagia dengan segala warna dalam hidup yang harus dirasa…

 

-ndie

@indietriana

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s