Ini hari apa ya..? Lumayan epic rasanya…. #10th #30dwc

Meet the doctor.. *again…
Dokter yang tergolong masih muda dan cukup welcome untuk diajak konsultasi. Mungkin ilmunya gak sebanding dengan dokter-dokter di Rumah Sakit yang bertetanggaan sama gue ini (baca: RS THT Ciranjang). Tapi si dokter ini terbilang ramah menanggapi pertanyaan-pertanyaan kritis yang gue lontarkan.
Ok, dia pun meng-iya-kan status sinusitis yang ada pada bagian bawah kantong mata gue seperti tertera pada hasil rontgen gue kemaren. Positif mengidap sinusitis dan bisa saja kambuh karena hal-hal yang memacu alergi pada hidung dan pernafasan. Ditambah lagi ternyata tulang hidung gue agak miring ke kanan yang dapat membuat hidung lebih mudah mampet. Dan satu lagi. Ada rongga di dalam hidung gue yg ukurannya cukup besar yang jika terkena alergi akan membesar dan membuat hidung mampet juga.
Ya Tuhan.. Sembuhkan aku… dengan hobiku yang berhubungan dengan pernafasan, tapi aku baru saja mengetahui bahwa aku menderita penyakit di bagian tersebut 😦

Sampe hari ini flu yg gue derita belum juga pergi. Ok, ini hari ke 7. Ga enak banget rasanya. Apalagi pagi hari. Semoga ini cepat berlalu. Sedih inget hari ini. Dengan kondisi flu yang dipengaruhi sinus tersebut sambil menyelesaikan salah satu proposal yg akan di presentasikan ke klien minggu depan. Berjuang ngumpulin semangat untuk konsen dan mengalahkan kondisi badan ini. Mungkin harus mulai dibiasakan mengerjakan apapun dengan kondisi hidung mampet susah nafas dan terasa flu.
Hujan badai dari sore tadipun menambah cuaca dingin dan hidung kembali mampet berlebihan 😦 Pengen nangis tapi kerjaan masih menunggu tadi… Dan emang ga boleh cengeng. Haphap!! Kuat!!

Sampe di dokter akhirnya hampir jam 10 malam. Setelah mampir di Blok M Plaza untuk makan malam dengan teman-teman kantor. Konsultasi dengan dokter dan menguatkan diri sendiri lagi bahwasanya kesehatan saya akan normal kembali. Amiin..

Keluar dari ruangan dokter dan terlihat dari kaca ruang tunggu klinik bahwa di luar masih hujan. Meminta bantuan security untuk memanggil taxy sambil mencoba keberuntungan seperti dari Blok M Plaza tadi. Memesan taxy melalui aplikasi di henfon. Nampaknya saya kurang beruntung. Menunggu hampir 20 menitan, akhirnya saya memutuskan untuk jalan kaki ke kosan, dari pada menunggu lama dan badan ini semakin terasa dingin. Yak, jalan kaki sendirian disaat hujan sepulang dari konsultasi dokter. Sudah cukup epik kah ending malam ini? Belum selesai… Di perjalanan Senopati – Ciranjang yang memang tak jauh tersebut, jalanan agak gelap dan basah, mobil-mobil yang lewat pun tak mau kalah, rasanya mereka menginginkan saya masuk solokan saja dari pada mengganggu jalannya mobil mereka. Ya Tuhan.. Pasti ada berkah untuk ku selain cerita malam ini. Kuat.. Kuat.. Kuat…

*saya menulis ini di kasur.. dengan kondisi belum bersih-bersih dan badan yang terasa dingin.

Paringi sehat Ya Gusti… Aku rindu sehat… 😦

-ndie
@indietriana

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s